Your First Job is Your Life

3

Wait what... saya terbelalak melihat archive di blog ini. Last post adalah Januari 2011, sungguh sudah lama sekali ternyata saya tidak mencurahkan apa yang ada di dalam kepala ini dalam sebuah tulisan.
Jujur dahulu saya beranggapan bahwa kecerdasan sama sekali tak ada hubungannya dengan hal tulis menulis. Saya tidak pernah kagum dengan satu penulis pun walau setenar apapun karyanya. Bagi saya waktu itu, smart is all about math and logic. Sedangkan tulisan adalah tidak lebih dari ide yang semua orang juga bisa membuatnya.. But hey, in fact  i have had a blog :) So?

Ya sekarang dalam benak saya, tulisan adalah sebuah aktualisasi intelegensi pribadi, semakin tinggi bahasan tulisannya, maka semakin terlihat intelek orang itu. Apalagi jika menggunakan full bahasa inggris.. beuuuh.
Plakk!! Tiba-tiba saya ingat bahwa tema yang ingin saya angkat pada reborn saya kali ini adalah mengenai pentingnya anda memilih job pertama anda!

Jujur sejujurnya saya ingin dan memang bisa menuliskan bahasan kali ini dalam bahasa inggris, saya ingin terlihat keren, saya ingin paling tidak ada satu pengunjung wanita yang mengeklik link “about me” *lol, tapi saya lebih ingin maksud saya tersampaikan kali ini. Jadi saya akan menggunakan bahasa indonesia saja, itupun bahasa yang bukan EYD, tetapi lebih ke bahasa anak muda gitu aja. Saya masih muda, saya masih....

Reader : Plakk!! Can you just go straight to say what you wanna say? You think your blog is cool? I don’t have time to read your gibberish.

                                                                                  Me : no, my blog is not cool... it’s awesome











Reader : *facepalm


Well okay, kali ini saya saya mempunyai judul “your first job is your life”

Haha tulisan ini  saya buat ketika saya sedang menunggu waktu resign. Ya sounds crazy.. gaji yang tergolong menggiurkan untuk freshgraduate, bertempat di salah satu kota terbaik di indonesia (jogja), biaya hidup rendah.. kalau guyonan kami “gaji jakarta tapi biaya jogja”... And i’m about leaving it 

Saya sadar setelah ini mungkin sementara waktu tidak ada sms masuk pemberitahuan ada sejumlah dana yang masuk dalam rekening bank saya, sementara waktu tidak dapat membanggakan pekerjaan di depan gebetan, sementara waktu tidak dapat membagi rejeki ke orangtua. But hey.. life’s yours.. live the life you’ve imagined

Saya juga teringat tidak mudah mendapatkan pekerjaan ini, multinasional company, 3 bulan proses, 10 kali tahapan di 3 kota, surabaya, jakarta, dan jogja.. dan itu semua sepadan dengan gaji awal.. but, i just can’t enjoy it.. i finally realize that i have no passion in it L

Lalu apa yang bisa kita banggakan selagi muda kecuali sebuah idealisme? Banyak yang menyayangkan kenapa saya keluar, kenapa saya tidak cari kerja pengganti sebelum resign, dan kenapa kenapa lainnya..
Baik saya menjawab,

Jujur ini salah satu alasan terbodoh (bagi mereka) tapi sebuah alasan yang membanggakan (bagi saya).
  1. Saya diterima di perusahaan ini baik2, saya sudah yakin tidak bisa berkembang sebab saya tidak bisa menemukan passion, saya tidak bisa memberikan kebaikan dan keuntungan bagi perusahaan ini, sehingga saya memutuskan keluar di awal sebelum perusahaan mengeluarkan terlalu banyak dana dan tenaga untuk melatih saya.. toh saya yakin suatu saat saya juga berencana pindah 
  2. Saya keluar bukan karena alasan sudah mendapat pekerjaan baru.. mungkin terdengar silly, tapi bagian ini yang sangat membanggakan bagi saya. Saya berusaha tidak megkhianati perusahaan ini dengan mencari pekerjaan lain ketika saya masih aktif di perusahaan lama. Walaupun saya juga terbesit khawatir bagaimana jika setelah ini jadi pengangguran dalam waktu yang lama *semoga tidak
  3. Saya sudah tidak bisa mendapat passion.. kondisi fisik dan mental menjadi tidak semangat. Yang ada adalah kemungkinan stres. Hidup hanya sekali, kenapa harus membuatnya susah?
Sehingga di usia yang masih 22 ini, saya yakin dapat menemukan kebahagiaan di tempat lain, sebab bagi saya first job itu krusial. Sekali kita mendapat first job yang tidak sesuai passion kita, maka kemungkinan selamanya anda hanya akan bergelut di dunia itu.

So, bagi siapapun freshgraduate ataupun teman yang juga berencana resign.. mantapkan hati untuk menjalani hidupmu.

*sebenarnya saya ingin menjadi bintang iklan atau host di acara travelling seluruh indonesia hahaha.. just kidding, saya ingin terjun di dunia telco.. where my passion is supposed to be

pict: 
1. educarelab.com
2. 9gag.com
3. gifsforum.com

Wait what... saya terbelalak melihat archive di blog ini. Last post adalah Januari 2011, sungguh sudah lama sekali ternyata saya tidak mencurahkan apa yang ada di dalam kepala ini dalam sebuah tulisan.
Jujur dahulu saya beranggapan bahwa kecerdasan sama sekali tak ada hubungannya dengan hal tulis menulis. Saya tidak pernah kagum dengan satu penulis pun walau setenar apapun karyanya. Bagi saya waktu itu, smart is all about math and logic. Sedangkan tulisan adalah tidak lebih dari ide yang semua orang juga bisa membuatnya.. But hey, in fact  i have had a blog :) So?

Ya sekarang dalam benak saya, tulisan adalah sebuah aktualisasi intelegensi pribadi, semakin tinggi bahasan tulisannya, maka semakin terlihat intelek orang itu. Apalagi jika menggunakan full bahasa inggris.. beuuuh.
Plakk!! Tiba-tiba saya ingat bahwa tema yang ingin saya angkat pada reborn saya kali ini adalah mengenai pentingnya anda memilih job pertama anda!

Jujur sejujurnya saya ingin dan memang bisa menuliskan bahasan kali ini dalam bahasa inggris, saya ingin terlihat keren, saya ingin paling tidak ada satu pengunjung wanita yang mengeklik link “about me” *lol, tapi saya lebih ingin maksud saya tersampaikan kali ini. Jadi saya akan menggunakan bahasa indonesia saja, itupun bahasa yang bukan EYD, tetapi lebih ke bahasa anak muda gitu aja. Saya masih muda, saya masih....

Reader : Plakk!! Can you just go straight to say what you wanna say? You think your blog is cool? I don’t have time to read your gibberish.

                                                                                  Me : no, my blog is not cool... it’s awesome











Reader : *facepalm


Well okay, kali ini saya saya mempunyai judul “your first job is your life”

Haha tulisan ini  saya buat ketika saya sedang menunggu waktu resign. Ya sounds crazy.. gaji yang tergolong menggiurkan untuk freshgraduate, bertempat di salah satu kota terbaik di indonesia (jogja), biaya hidup rendah.. kalau guyonan kami “gaji jakarta tapi biaya jogja”... And i’m about leaving it 

Saya sadar setelah ini mungkin sementara waktu tidak ada sms masuk pemberitahuan ada sejumlah dana yang masuk dalam rekening bank saya, sementara waktu tidak dapat membanggakan pekerjaan di depan gebetan, sementara waktu tidak dapat membagi rejeki ke orangtua. But hey.. life’s yours.. live the life you’ve imagined

Saya juga teringat tidak mudah mendapatkan pekerjaan ini, multinasional company, 3 bulan proses, 10 kali tahapan di 3 kota, surabaya, jakarta, dan jogja.. dan itu semua sepadan dengan gaji awal.. but, i just can’t enjoy it.. i finally realize that i have no passion in it L

Lalu apa yang bisa kita banggakan selagi muda kecuali sebuah idealisme? Banyak yang menyayangkan kenapa saya keluar, kenapa saya tidak cari kerja pengganti sebelum resign, dan kenapa kenapa lainnya..
Baik saya menjawab,

Jujur ini salah satu alasan terbodoh (bagi mereka) tapi sebuah alasan yang membanggakan (bagi saya).
  1. Saya diterima di perusahaan ini baik2, saya sudah yakin tidak bisa berkembang sebab saya tidak bisa menemukan passion, saya tidak bisa memberikan kebaikan dan keuntungan bagi perusahaan ini, sehingga saya memutuskan keluar di awal sebelum perusahaan mengeluarkan terlalu banyak dana dan tenaga untuk melatih saya.. toh saya yakin suatu saat saya juga berencana pindah 
  2. Saya keluar bukan karena alasan sudah mendapat pekerjaan baru.. mungkin terdengar silly, tapi bagian ini yang sangat membanggakan bagi saya. Saya berusaha tidak megkhianati perusahaan ini dengan mencari pekerjaan lain ketika saya masih aktif di perusahaan lama. Walaupun saya juga terbesit khawatir bagaimana jika setelah ini jadi pengangguran dalam waktu yang lama *semoga tidak
  3. Saya sudah tidak bisa mendapat passion.. kondisi fisik dan mental menjadi tidak semangat. Yang ada adalah kemungkinan stres. Hidup hanya sekali, kenapa harus membuatnya susah?
Sehingga di usia yang masih 22 ini, saya yakin dapat menemukan kebahagiaan di tempat lain, sebab bagi saya first job itu krusial. Sekali kita mendapat first job yang tidak sesuai passion kita, maka kemungkinan selamanya anda hanya akan bergelut di dunia itu.

So, bagi siapapun freshgraduate ataupun teman yang juga berencana resign.. mantapkan hati untuk menjalani hidupmu.

*sebenarnya saya ingin menjadi bintang iklan atau host di acara travelling seluruh indonesia hahaha.. just kidding, saya ingin terjun di dunia telco.. where my passion is supposed to be

pict: 
1. educarelab.com
2. 9gag.com
3. gifsforum.com

3 Comments on Your First Job is Your Life

  1. endeavour says:

    wuiihhh
    speechless abis mas
    passion di telkom ya mas?
    setia banget sama telkom :)
    sangar!!!
    legen -wait for it- dary
    semangat mas

  2. hahaha.. jangan ditiru

    succes will be yours vin

  3. rismaya says:

    unique choice,,, as unique as you...
    we miss u so bad broooh... good luck yaaa...